MLBB vs Honor of Kings 2026: Siapa yang Sebenarnya Menguasai MOBA Mobile?

Selama bertahun-tahun, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) hampir tidak memiliki pesaing serius di pasar MOBA mobile, khususnya di Asia Tenggara. Namun, situasi mulai berubah sejak Honor of Kings (HoK) resmi diluncurkan secara global pada 2024. Dengan dukungan Tencent dan TiMi Studio Group, HoK datang membawa ambisi besar untuk menjadi MOBA mobile nomor satu di dunia.

Memasuki tahun 2026, persaingan keduanya semakin menarik. MLBB masih mendominasi di beberapa aspek, tetapi Honor of Kings terus menunjukkan pertumbuhan yang agresif, baik dari jumlah pemain, esports, maupun ekspansi global. Lalu, siapa yang sebenarnya lebih unggul?

Mobile Legends Masih Menjadi Raja di Asia Tenggara

Sulit membantah bahwa MLBB masih menjadi MOBA paling populer di Indonesia, Filipina, Malaysia, hingga beberapa negara Amerika Latin.

Ada beberapa alasan mengapa dominasi ini belum tergeser:

  1. Sudah hadir sejak 2016.
  2. Basis pemain yang sangat besar.
  3. Matchmaking cepat di hampir semua rank.
  4. Hero lebih dari 130 karakter.
  5. Komunitas konten kreator yang sangat aktif.
  6. Liga profesional MPL yang telah berjalan selama bertahun-tahun.

Di Indonesia sendiri, nama-nama seperti RRQ, ONIC, EVOS, Team Liquid ID, hingga Geek Fam membuat ekosistem kompetitif MLBB terus berkembang.

Honor of Kings Datang Sebagai Penantang Serius

Berbeda dengan MLBB yang membangun komunitas secara bertahap, Honor of Kings langsung melakukan ekspansi besar-besaran.

Strategi yang dilakukan antara lain:

  1. Turnamen internasional dengan hadiah jutaan dolar.
  2. Liga profesional di berbagai negara.
  3. Event kolaborasi berskala global.
  4. Dukungan penuh dari Tencent.
  5. Peluncuran global setelah bertahun-tahun sukses di China.

Dalam waktu relatif singkat, HoK berhasil membangun komunitas yang cukup besar di Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika Selatan, hingga India.

Jumlah Pemain: Honor of Kings Unggul Secara Global

Jika melihat pasar global, terutama karena kekuatan pasar China, Honor of Kings berada di level yang sangat sulit disaingi.

Perkiraan jumlah pemain aktif bulanan:

GamePerkiraan MAU
Honor of Kings±260 juta
Mobile Legends±100–110 juta

Perlu dicatat bahwa sebagian besar pemain Honor of Kings berasal dari China. Sementara MLBB memiliki distribusi pemain yang lebih merata di Asia Tenggara, Amerika Latin, dan beberapa wilayah lain.

Dari Segi Gameplay, Keduanya Punya Karakter Berbeda

Banyak pemain yang telah mencoba keduanya menilai bahwa kedua game memiliki identitas yang berbeda.

Mobile Legends

Kelebihan:

  1. Mudah dipelajari oleh pemain baru.
  2. Match berlangsung cepat.
  3. Hero lebih banyak.
  4. Build item lebih sederhana.
  5. Cocok dimainkan secara kasual.

Honor of Kings

Kelebihan:

  1. Mekanik hero lebih kompleks.
  2. Skill ceiling lebih tinggi.
  3. Animasi dan efek visual lebih modern.
  4. Draft kompetitif lebih bervariasi.
  5. Permainan lebih mengandalkan koordinasi tim.

Inilah alasan mengapa sebagian pemain profesional mulai tertarik mencoba HoK, sementara MLBB tetap menjadi pilihan utama bagi pemain yang menginginkan pengalaman bermain yang lebih mudah diakses.

Pertarungan Esports Semakin Sengit

Jika berbicara soal esports, keduanya memiliki kekuatan masing-masing.

MLBB

MLBB memiliki ekosistem kompetitif yang sangat matang. Beberapa liga besarnya meliputi:

  1. MPL Indonesia
  2. MPL Philippines
  3. MPL Malaysia
  4. MPL LATAM
  5. M Series World Championship

Turnamen M7 bahkan mencatat sekitar 5,68 juta peak concurrent viewers, menjadikannya salah satu turnamen esports paling banyak ditonton di dunia.

Honor of Kings

Di sisi lain, HoK tampil agresif dengan investasi besar pada esports. Beberapa kompetisi utamanya meliputi:

  1. Indonesia Kings League (IKL)
  2. Malaysia Kings League
  3. KPL (China)
  4. Honor of Kings World Cup
  5. Esports World Cup (EWC)

KWC 2026 menghadirkan prize pool US$3 juta, salah satu yang terbesar di ranah mobile esports.

Siapa yang Lebih Besar dari Sisi Esports?

Jika diukur dari jumlah penonton, MLBB masih unggul. Jika diukur dari hadiah turnamen, Honor of Kings berada di depan.

AspekMLBBHonor of Kings
Basis pemain SEA⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Popularitas Global⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Prize Pool⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Jumlah Penonton Esports⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Hero130+110+
Tingkat KesulitanLebih mudahLebih kompleks
Matchmaking SEASangat cepatTerus berkembang

Apakah Honor of Kings Bisa Menggeser MLBB?

Inilah pertanyaan yang paling sering muncul. Jawabannya adalah bisa, tetapi tidak dalam waktu dekat.

MLBB memiliki keunggulan yang sangat sulit dikejar:

  1. Komunitas yang telah terbentuk selama hampir satu dekade.
  2. Ekosistem MPL yang kuat.
  3. Basis pemain loyal.
  4. Konten kreator dalam jumlah besar.
  5. Turnamen komunitas yang aktif.

Namun Honor of Kings juga memiliki modal besar:

  1. Dukungan Tencent.
  2. Pasar China yang sangat besar.
  3. Investasi esports bernilai jutaan dolar.
  4. Ekspansi agresif ke berbagai negara.
  5. Pembaruan konten dan kualitas visual yang terus ditingkatkan.

Kemungkinan besar, dalam beberapa tahun ke depan kedua game akan tetap hidup berdampingan dengan keunggulan di pasar yang berbeda.

Top Up MLBB & Honor of Kings Lebih Hemat di TopupGim

Apa pun MOBA favoritmu, pastikan kebutuhan top up selalu terpenuhi dengan cepat dan aman.

Di TopupGim, kamu bisa melakukan top up ml murah maupun top up token hok murah dengan harga kompetitif, proses instan, dan pembayaran yang mudah.

Kesimpulan: Dua Raja dengan Wilayah Kekuasaan Berbeda

Alih-alih saling menggantikan, MLBB dan Honor of Kings saat ini lebih tepat disebut sebagai dua raksasa MOBA mobile dengan kekuatan yang berbeda.

MLBB masih menjadi pilihan utama di Asia Tenggara berkat komunitas yang masif, matchmaking yang cepat, dan ekosistem esports yang matang. Di sisi lain, Honor of Kings tampil sebagai penantang serius dengan kualitas visual modern, gameplay yang lebih kompetitif, serta dukungan finansial dan pasar global yang sangat kuat.

Persaingan keduanya justru membawa dampak positif bagi industri. Dengan saling berlomba menghadirkan konten baru, meningkatkan kualitas turnamen, dan memperluas komunitas, para pemain menjadi pihak yang paling diuntungkan. Tahun 2026 menunjukkan bahwa persaingan ini masih jauh dari selesai, dan beberapa musim ke depan akan menjadi penentu apakah MLBB mampu mempertahankan dominasinya, atau Honor of Kings berhasil mempersempit bahkan membalikkan keadaan.

Kabar dan Promosi

Kabar Media Sosial TopUpGim